Pengertian Teks Eksposisi, Ciri-ciri, Struktur, Jenis, dan Contohnya

Sijenius.com – Menulis merupakan salah satu hobi yang sangat digemari. Dan dalam menulis sebuah teks tentunya kita harus memahami dan mempelajari terlebih dahulu komponen apa saja yang dimiliki oleh teks tersebut. Sama halnya seperti teks yang lain, teks eksposisi juga memiliki struktur yang menjelesakan tentang teks tersebut. Nah, pada penasarankan?, langsung saja kita simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Teks Eksposisi, Ciri-ciri, Struktur, Jenis, dan Contohnya
Teks Eksposisi 

Pengertian Teks Eksposisi Secara Umum

Teks eksposisi ialah teks yang berisi penjelasan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan singkat, akurat, dan padat. Bahasa yang digunakan dalam teks eksposisi bersifat informatif, objekif, berdasarkan fakta-fakta, selalu menggunakan kata pronomina, selalu menggunakan konjungsi pada kenyataan, terdapat kalimat langsung, menggunakan istilah, dan memakai bahasa baku.

Baca Juga: Pengertian Teks Persuasi, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contohnya

Pengertian Teks Eksposisi Menurut Para Ahli

1. Keraf (1980)

Menurut Keraf (1980) eksposisi atau pemaparan merupakan suatu bentuk tulisan yang menjelaskan pokok pikiran yang terdapat didalamnya sehingga orang lain dapat memahami dan memperluas pandangan atau pengetahuan saat membaca uraian tersebut.

2. Tim Depdiknas (2008)

Mereka menjelaskan bahwasanya eksposisi adalah uraian atau paparan yang bertujuan untuk menjelaskan maksud dan tujuan.

3. Kosasih (2012)

Menurut Kosasih (2012) teks atau karangan eksposisi adalah karangan yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang sesuatu sehingga dapat memperluas pengetahuan pembaca.

4. Jauhari (2013)

Menurut Jauhari (2013) eksposisi berasal dari kata bahasa Inggris exsposition, yang berarti membuka. Hal ini menjelaskan bahwa teks eksposisi bertujuan untuk menguraikan, menerangkan, dan mengupas sesuatu.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

  • Teks ini bertujuan untuk memberikan informasi, pengertian, dan pengetahuan.
  • Bersifat menjawab pertanyaan apa, mengapa, kapan, dan bagaimana.
  • Penyampaiannya menggunakan gaya yang lugas dan bahasa baku.
  • Pada umumnya disajikan dengan menggunakan susunan logis.
  • Isinya disajikan dengan netral atau tidak memihak, tidak memancing emosi, dan memaksakan sikap penulis kepada pembaca.

Struktur Teks Eksposisi

Struktur teks eksposisi memiliki tiga bagian, yaitu:

  • Pernyataan pengantar (general statement) : yaitu penulis menyajikan titik pandang dan tinjauan argumen (preview argument) yang akan disajikan. Pernyataan pengantar dapat disebut juga sebagai tesis.
  • Serangkaian argumen : yaitu pemaparan serangkaian argumen oleh penulis yang disertai dengan bukti-bukti atau fakta-fakta untuk memperkuat argumen tersebut. Bagian ini disebut juga argumentasi.
  • Kesimpulan (konklusi) : yaitu ringkasan dari argumen-argumen yang ditulis oleh penulis dan disertai dengan saran-saran. Bagian ini disebut juga sebagai penegasan ulang pendapat.

Kaidah Teks Eksposisi

Menurut Kosasih (2014), teks eksposisi memiliki kaidah kebahasaan atau karakteristik kebahasaan, berikut ini kaidah dari teks eksposisi:

  • Teks eksposisi banyak menggunakan pertanyaan-pertanyaan persuasif.
  • Berisikan banyak pertanyaan yang menyatakan fakta untuk mendukung atau membuktikan kebenaran argumentasi dari penulis.
  • Berisikan penggunaan istilah teknis yang banyak berkaitan dengan topik yang dibahas.
  • Banyak berisikan pertanyaan ungkapan yang bersifat menilai atau mengomentari.
  • Menggunakan banyak kata konjungsi.
  • Menggunakan banyak kata kerja material.

Jenis-Jenis Teks Eksposisi

  • Eksposisi berita: yaitu teks yang isinya pemberitaan mengenai suatu kejadian. Jenis ini banyak ditemukan pada surat kabar.
  • Eksposisi ilustrasi: yaitu teks yang berisi pengembangan menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. teks ini mengilustrasikan sesuatu dengan sesuatu yang lain yang memiliki kesamaan sifat . Teks ini biasanya menggunakan frase penghubung “seperti ilustrasi berikut ini, dapat diilustrasikan seperti”.
  • Eksposisi proses: teks ini sering ditemukan dalam buku-buku petunjuk penggunaan, pembuatan, atau cara-cara tertentu.
  • Eksposisi perbandingan: yaitu teks yang berisikan perbandingan antara ide dalam kalimat utama dengan hal lain.
  • Eksposisi pertentangan: seperti namanya, teks ini merupakan teks yang berisikan pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. frase yang biasanya digunakan sebagai penghubung adalah “akan tetapi, meskipun begitu, sebaliknya”.
  • Eksposisi definisi: yaitu teks yang isinya adalah batasan pengertian sesuatu dengan cara memfokuskan pada karakteristik dari sesuatu tersebut.
  • Eksposisi analisis: yaitu proses memisah-misahkan masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa subbagian, kemudia masing-masing dikembangan secara berurutan.
  • Eksposisi klasifikasi: yaitu teks yang berisikan pembagian sesuatu dan mengelopokkan kedalam kategori-kategori.

Contoh Teks Eksposisi

Manfaat Koperasi Sekolah 
Sering kita dengar istilah tentang koperasi sekolah yang mempunyai arti koperasi yang didirikan oleh para siswa sebagai tempat pendidikan dan latihan berkoperasi di sekolah. Koperasi sekolah tidaklah berbentuk badan hukum, namun sudah memperoleh pengakuan sebagai perkumpulan koperasi dari kantor depatemen koperasi itu sendiri. 
Saya Heri, di sini akan mengungkapkan manfaat dari koperasi sekolah melalui pengalaman saya ketika menjadi penjaga koperasi di sekolah. Awalnya saya berfikir barang-barang yang ada di koperasi sekolah itu mahal dan kualitasnya kurang bagus. Tapi untuk pertama kalinya di SMA, saya terjun langsung mempelajari cara mengatur koperasi di sekolah, dan ternyata barang-barang yang dijual di koperasi sekolah memiliki kualitas yang bagus. Hal tersebut terjadi karena koperasi sekolah memang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pelajar dan tidak mau mengecewakan pelajar. Selain menjual peralatan sekolah seperti buku, pulpen, dan pensil, koperasi ini juga menjual makanan ringan, sembako, obat-obatan, dan banyak lainnya yang ternyata memiliki harga terjangkau, bahkan lebih murah. Jadi saya dan teman-teman saya tidak repot-repot lagi untuk membeli keperluan, cukup melalui koperasi sekolah saja. Selain pelajar yang membeli barang di koperasi sekolah, ternyata guru-guru pun ikut juga membeli kebutuhan-kebutuhan mereka untuk mengajar. 
Di koperasi, hal yang saya lakukan adalah menjual kebutuhan sekolah. Walaupun waktunya bergilir satu minggu sekali bagi dua orang siswa untuk jaga koperasi, tapi hal tersebut sangat bermanfaat, karena saya bisa mengetahui cara mengelola suatu usaha kecil, mendapat keuntungan yang wajar tanpa menjual barang-barang dengan harga mahal. Saya juga dapat berinteraksi langsung dengan pembeli yang mempunyai karakter berbeda-beda. Saya merasa memiliki tanggung jawab agar usaha tersebut mencapai tujuan. Berdasarkan pengalaman yang saya dapatkan dari kegiatan menjaga koperasi, ada beberapa manfaat yang dapat saya simpulkan. Manfaat tersebut seperti berikut: 
  • Sebagai alat pendidikan dan juga dalam menerapkan pengetahuan di bidang ekonomi yang berasaskan gotong-royong.
  • Menjadi alat untuk mengusahakan kebutuhan sekolah bagi para siswa.
  • Sebagai tempat kegiatan menabung di sekolah.
Selain manfaat dari koperasi sekolah, adanya koperasi di sekolah ternyata juga memiliki tujuan. Tujuan adanya sebuah koperasi sebagai berikut: 
  • Memasyarakatkan koperasi melalui pendidikan ekonomi dan koperasi yang ada di sekolah.
  • Mendidik dan menumbuhkan kesadaran hidup bergotong-royong dan setia kawan di antara para siswa.
  • Menumbuhkan rasa tanggung jawab, disiplin, dan berjiwa demokrasi pada siswa.
  • Membantu pendidikan sekolah kearah kegiatan-kegiatan praktis yang dapat memenuhi kebutuhan para siswa.
  • Koperasi sekolah membantu program pembangunan pemerintah di sektor perkoperasian.
  • Mendidik para siswa agar menjadi Warga Negara Indonesia yang bertanggung jawab terhadap kesejahteraan masyarakat dan berguna bagi negara.
Baca Juga: Pengertian Teks Deskripsi, Tujuan, Ciri-Ciri, Struktur, Macam-Macam, dan Contohnya 

Uraian diatas merupakan penjelasan mengenai teks ekposisi. Semoga bagi kalian yang belum faham apa itu teks eksposisi, penjelasan ini dapat membantu kalian dalam memahaminya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.

Tinggalkan komentar